Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label tanaman obat

Milk Thistle Tanaman Obat untuk hepatitis C

Tumbuhan obat Milk thistle sudah dipakai selama beberapa abad di Eropa sebagai bagian dari pengobatan tradisional (jamu) untuk penyakit lambung usus dan hati. Tumbuhan obat tersebut mengandung banyak unsur, beberapa di antaranya sedang diteliti dalam percobaan pada sel di laboratorium. Dalam uji coba tersebut, ekstrak milk thistle terbukti memiliki antiradang, antikanker dan efek antioksidan. Terlebih lagi, beberapa ekstrak tumbuhan itu memiliki kegiatan melawan virus hepatitis C (HCV). Seluruh unsur tersebut kian memicu minat dan penelitian terhadapnya. Para peneliti di Wina, Austria, sudah melakukan uji coba klinis kecil pada bentuk infus ekstrak milk thistle – silibinin – pada orang dengan hepatitis C yang tidak merespon terapi yang biasa. Hasilnya cukup mengejutkan dan memberi kesan bahwa silibinin memiliki kegiatan anti-HCV pada beberapa orang. Masih banyak yang perlu dilakukan untuk mengonfirmasi dan mengembangkan temuan itu. Rincian penelitian Untuk penelitian ini, 36 re...

Produk Keladi Tikus dapat digunakan untuk kanker ?

Beberapa waktu lalu banyak tersebar email dengan judul "Penyakit Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi". Dari judulnya saja saya sudah tahu ini pasti berita yang bisa menyesatkan. Awalnya bercerita ttg tanaman "KELADI TIKUS" ( Typhonium Flagelliforme (Lodd.) Bl. / Rodent Tuber) yang yang diklaim bisa memperpanjang hidup penderita kanker. Ada kesaksian ttg istri penemu (wah diklaim penemu tanaman keladi tikus pertama di Indoensia, tidak tahu benar tidaknya...) Artikel mengenai tanaman obat ini bisa diperoleh di perwakilan lembaga sosial yang menurut email beralamat di Jl. Kayu Putih Jakarta. Saya bukan yang anti pengobatan herbal. Di sekolah dulu, saya juga mendapat pelajaran mengenai tanaman obat. Ilmunya disebut Pharmacognosy. Sebenarnya yang menjadi masalah adalah mengenai klaim yang berlebihan dan cenderung menyesatkan. Ya bagaimana tidak kalau dibilang kanker sudah tidak berbahaya lagi ??? Saya coba tanyakan langsung ke Ibu Asti di Pusat Informasi Obat Bad...

Sambiloto Bantu Bunuh Kuman TB

Tanaman sambiloto ( Andrographis paniculata ) ternyata bisa membantu penyembuhan pasien tuberkulosis (TB). Berdasar penelitian terbaru Fakultas Kedokteran-Farmasi Universitas Airlangga , tanaman itu bisa mematikan kuman mycobacterium, penyebab TB. "Bagian daun dan batang sambiloto cukup ampuh untuk membantu penyembuhan penyakit TB," kata Dr dra Aty Widyawaruyanti MSi Apt, anggota tim peneliti. Aty mengatakan sudah meneliti khasiat sambiloto sejak 1992. Saat itu, dia fokus meneliti khasiat sambiloto untuk penyembuhan penyakit malaria. Pada 1993, Aty bekerja sama dengan FK meneliti manfaat tanaman yang rasanya pahit itu untuk penyakit TB. "Hasilnya cukup bagus. Sambiloto bertindak sebagai imuno stimulan yang mempercepat penyembuhan pasien TB," terangnya. Dia menambahkan, efek samping konsumsi sambiloto relatif tidak ada. Bahkan, konsumsi sambiloto bisa bersamaan dengan obat antituberkulosis yang harus diminum rutin selama enam bulan. "Hanya, harus ada jed...