Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label FDA

FDA Drug and Biologic Approvals: 2016 Year-in-Review

Berikut ini adalah senyawa obat dan biologi yang disetujui FDA Amerika beredar di tahun 2016. Silahkan disimak informasi kunci obat baru dan biologi yang sudah disetujui beredar ini. FDA Drug and-biologic-approvals-2016 from Stefanus Nofa Bisa juga download materi presentasi powerpoint nya disini  Contributor Information Author : Mary L Windle, PharmD Editor-in-Chief, Medscape Drug Reference References U.S. Food and Drug Administration. Novel Drugs Summary 2016. January 4, 2017. http://www.fda.gov/Drugs/DevelopmentApprovalProcess/DrugInnovation/ucm534863.htm Ahren B, et al. Postprandial glucagon reductions correlate to reductions in postprandial glucose and glycated hemoglobin with lixisenatide treatment in type 2 diabetes mellitus: A Post Hoc Analysis. Diabetes Ther. 2016 Jun 18. Yabe D, et al. Efficacy of lixisenatide in patients with type 2 diabetes: A post hoc analysis of patients with diverse β-cell function in the GetGoal-M and GetGoal-S trials. J Diabetes...

Revisi FDA : penambahan interaksi Ranitidine HCl dengan Midazolam

Pada bulan Februari 2009, FDA menyetujui perubahan profil keamanan ranitidine HCl tablet, tablet effervescent, sirup, dan injeksi (Zantac; GSK), yaitu penambahan interaksi obat dengan midazolam. Ranitidine merupakan antagonis reseptor histamin H2 yang diindikasikan untuk penanganan dan terapi pemeliharaan pada ulkus lambung dan duodenum serta esofagitis erosif. Ranitidine juga digunakan untuk penanganan penyakit reflux gastroesofageal dan kondisi hipersekretorik patologik seperti sindroma Zollinger-Ellison dan mastositosis sistemik. Midazolam merupakan derivat benzodiazepine kerja cepat yang memiliki efek anxiolitik, hipnotik, antikonvulsan, relaksan otot skelet, dan sedasi. Ranitidine telah dilaporkan dapat mempengaruhi bioavailabilitas obat-obatan lainnya melalui beberapa mekanisme yang berbeda seperti kompetisi sekresi tubular ginjal, perubahan pH lambung, dan penghambatan enzim hati CYP450. Data dari studi farmakokinetik (n = 5) menunjukkan bahwa ranitidine oral (150 mg, 2 x/...

Terobosan Baru Sel Punca (Stem Cell)

Sebuah laporan terbaru memberikan harapan baru bagi dokter dan pasien yang ingin memanfaatkan penelitian Sel Punca. Sel Punca embrionik dapat diberikan kepada manusia secara aman dan membantu ke arah penyembuhan. baru-baru ini FDA telah menyetujui untuk terapi. Presiden Barack Obama juga telah menyatakan persetujuaannya dalam penelitian Stem Cell, demikian laporan CBS news. Bagaimana tanggapan Anda ? Dunia Farmasi: Blog/Web yang mengomentari tulisan ini

FDA telah menyetujui Latisse, obat yang memperpanjang bulu mata

  http://www.sciam.com/media/inline/blog/Image/eyelash.jpg Food and Drug Administration Amerika telah menyetujui Latisse , obat yang digunakan pada kelopak mata untuk memperpanjang bulu mata dan keindahan mata. Latisse adalah obat resep sekali sehari yang digunakan pada kelopak mata bagian atas menggunakan aplikator sekali pakai pada setiap mata. Suatu hal yang menakjubkan mengenai apa yang dapat dilakukan sediaan farmasi baru. Latisse meruapakan obat resep pertama untuk memperpanjang bulu mata. Scientific American melaporkan bahwa bahan aktif tersebut adalah bimatoprost , suatu senyawa turunan asam lemak yang terikat pada reseptor di dalam bulu mata yang terlibat dalam pengembangan dan pertumbuhan folikel rambut. Perusahaan Allergan , yang membuat obat Botox,  telah menggunakan bimatoprost sejak tahun 2001 dalam produk Lumigan, obat tetes mata yang menurunkan tekanan mata pada penderita glukoma. Allergan mulai mempelajari potensi penggunaan dosis rendah bimatoprost sec...

FDA Approves Toviaz, a New Drug to Treat Overactive Bladder

The U.S. Food and Drug Administration has approved a new drug to help patients suffering from overactive bladder (OAB). Toviaz (fesoterodine fumarate) works by relaxing the smooth muscle tissue of the bladder, thus reducing the urinary frequency, urge to urinate, and sudden urinary incontinence (leakage of urine), that are characteristic symptoms of OAB. "Patients who suffer from overactive bladder face quality of life issues that can hamper their ability to enjoy life to its fullest," said George Benson, M.D., deputy director, Division of Reproductive and Urologic Products at the FDA’s Center for Drug Evaluation and Research. "This new drug will provide an additional treatment option to help them manage problems with an overactive bladder." Toviaz will be available by prescription only, as an extended release tablet in either 4 mg or 8 mg dosage strengths. It is to be administered once daily. The recommended starting dose is 4 mg, which can be increased to 8 mg if ...